Galaxy 5: Upgrade ke Eclair atau Froyo?

Apabila anda ingin upgrade Samsung Galaxy 5 i5500 (G5), anda mempunyai dua pilihan yaitu upgrade firmware ke Eclair versi Eropa atau Froyo versi Amerika Latin. Firmware versi Asia yang dulu saya pakai ada masalah di lock GPS, tapi sudah ada solusinya di sini, dan masalah suka hang. Saat ini saya sendiri pakai firmware Eclair versi Eropa dengan solusi lock GPS, akan saya jelaskan apa kelebihan dan kekurangan firmware Eclair dan Froyo.

Eclair versi Eropa, masalah lock GPS masih muncul di firmware ini, tapi bisa memakai solusi di atas. Masalah suka hang tidak pernah terjadi lagi di firmware ini.

Froyo versi Amerika Latin, semua masalah di atas sudah tidak muncul, tetapi muncul masalah baru di baterai yang cukup boros dan kompas yang kacau. Apabila kita berputar ke kanan, maka kompas akan berputar ke kiri, demikian juga sebaliknya, dan bila kita mengarah ke utara maka kompas akan mengarah ke arah yang lain. Sampai saat ini baru masalah baterai yang sudah ada solusinya, mungkin akan saya tulis lain waktu, tetapi untuk kompas belum ada solusinya.

Sekarang terserah anda untuk memilih upgrade ke versi apa, selanjutnya apa saja yang dibutuhkan untuk upgrade firmware.

Yang kita butuhkan adalah program Samsung Kies, program Odin, file OPS, dan tentu saja firmware-nya. Kecuali Samsung Kies, anda dapat mengunduh semuanya di samfirmware.com. Pilih salah satu dari firmware di bawah ini:

  • Eclair: I5500XWJK3
  • Froyo: I5500LUYJP2

Gunakan winrar untuk mengekstrak file firmware yang berekstensi rar. Anda akan mendapatkan file TAR(JK3).tar untuk Eclair atau I5500LAROJP2.tar untuk Froyo.

Kalau semua bahan sudah lengkap, mari kita lanjutkan dengan caranya:

  1. Windows XP, karena saya pakai ini dan tidak ada masalah. *belum nemu caranya untuk linux*
  2. Install Samsung Kies lalu jalankan programnya, program ini diperlukan agar G5 terdeteksi oleh komputer. Sambungkan G5 dengan kabel data ke komputer dan pastikan icon G5 muncul.
  3. Mumpung sekalian buka Samsung Kies, mari kita melakukan backup mulai dari kontak, kalendar, dll. File di SD card tidak perlu di-backup.
  4. Setelah proses backup selesai, matikan Samsung Kies, cabut kabel data, matikan G5, keluarkan simcard dan SD card. Sebenarnya ada aturan untuk mencabut baterai selama 5 detik, tapi dengan mengeluarkan simcard saja sepertinya sudah lebih dari 5 detik 😀
  5. Masuk ke Download Mode dengan menekan tombol volume down di sebelah kiri, tombol yang di tengah dan tombol power secara bersamaan. Bisa dengan tekan dan tahan tombol volume down terlebih dahulu, lanjut dengan tombol yang di tengah lalu tombol power. Kalau benar akan muncul tampilan seperti pada gambar.
  6. Jalankan program Odin, sambungkan G5 dengan kabel data ke komputer, (1) centang opsi One Package, (2) klik OPS lalu pilih file EUROPA_v1.0.ops, (3) klik One Package lalu pilih TAR(JK3).tar (Eclair) atau I5500LAROJP2.tar (Froyo).
  7. Klik tombol Start, dan tunggu sampai 5 menit. Sebenarnya dalam waktu kurang lebih 3 menit proses flash sudah selesai, dan G5 akan reboot sendiri. Biasanya saya menunggu sampai sekitar 5 menit 10 detik hingga di kolom kiri atas muncul tulisan PASS dengan background hijau, lalu cabut G5 dari kabel data.
  8. Lakukan hard reset dengan menekan tombol *2767*3855#
  9. Matikan G5, masukkan kembali simcard dan SD card, nyalakan dan selamat meng-install ulang aplikasi juga setting ulang konfigurasi. Untuk memudahkan setting APN gunakan Asisten APN (beta) dari Market

Selamat mencoba!

Hemat baterai Android dengan ShutUpBatterySaver

Masalah paling besar smartphone Android adalah baterainya yang cukup boros! Dulu saya memakai Juice Defender agar lebih hemat, ternyata aplikasi Google Talk saya tidak jalan walaupun sudah di-exclude di konfigurasinya. Akhirnya Juice Defender pun saya uninstall.

Dari situs XDA Setelah mencari informasi baterai yang boros, ternyata salah satu masalah ada di fitur AutoSync. Aplikasi ShutUpBatterySaver akan mengaktifkan fitur AutoSync pada waktu tertentu. Misalnya setiap 1 jam, AutoSync akan aktif selama 3 menit. Efek dari aplikasi ini adalah tidak adanya real-time push mail. Apabila anda ingin mendapat email secepat mungkin, sebaiknya tidak menggunakan aplikasi ini.

Selain mengatur fitur AutoSync, aplikasi ini dapat mematikan koneksi Internet apabila sinyal mencapai titik tertentu tapi saya tidak mengaktifkan fitur ini.

Dengan kondisi AutoSync aktif 3 menit setiap 1 jam, baterai saya dapat bertahan pada kondisi 50% setelah 12 jam dengan pemakaian yang cukup aktif.

Galaxy 5: GPS fix di Eclair

GPS fix untuk Samsung Galaxy 5 (i5500) dengan firmware Eclair

Samsung Galaxy 5 (i5500) yang saya gunakan sangat susah untuk lock GPS, bahkan pada saat di luar ruangan. Di beberapa forum menyarankan untuk mengganti parameter di /data/gps/secgps.conf, tapi solusi ini tidak mengatasi masalah. Ternyata masalah ini dapat diatasi dengan menekan kode *#*#1472365#*#* atau menggunakan aplikasi GPS optimisation. Sayangnya solusi ini tidak permanen, karena harus diaktifkan setiap kali ingin menggunakan GPS.

Sekarang sudah ada solusi lain dari Forum XDA dengan mengubah parameter di GPS Setup. Setelah saya coba sekitar seminggu, saya selalu mendapat GPS fix di luar ruangan.

GPS Setup dapat diakses dengan menekan *#*#1472365#*#* pada menu dialer

Apabila GPS belum diaktifkan, akan muncul peringatan untuk mengaktifkan GPS

Apabila GPS sudah diaktifkan, akan muncul menu GPS Setup

Pilih menu SettingsParameter SettingsPosition mode, ubah menjadi option 3

Pilih menu SettingsFix Request SettingsSession Operation, ubah menjadi Standalone

Pilih menu SettingsFix Request SettingsServer Option, ubah menjadi Local

Pilih menu gpsOne XTRAXtra Enable, ubah menjadi Enable

Sekarang coba cek apakah anda bisa lock GPS? Salah satu aplikasi untuk mengecek sinyal satelit adalah GPS Status. Masalah GPS ini tidak muncul di Froyo, tapi ada masalah lain di kompas 😀